Pendampingan Petani Jagung Diperkuat, Upaya Nyata Dukung Ketahanan Pangan di Nunukan

NUNUKAN-Upaya penguatan ketahanan pangan terus dilakukan di wilayah Kabupaten Nunukan melalui kolaborasi antara aparat dan masyarakat. Salah satunya terlihat dalam kegiatan monitoring dan pendampingan lahan jagung yang dilaksanakan jajaran Polsek Nunukan di wilayah perbatasan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (13/2/2026) di area pertanian milik BUMDes Amanah Lestari yang berada di Desa Tabur Lestari, Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Monitoring dilakukan oleh Bhabinkamtibmas setempat, Brigpol Sudirman, yang turun langsung mengecek kondisi tanaman jagung pipil Kuartal I. Lahan seluas 9,4 are tersebut saat ini menunjukkan progres pertumbuhan sekitar 35 persen. Tanaman berumur 41 hari dengan tinggi rata-rata mencapai 60 sentimeter.

Dalam pengecekan itu ditemukan beberapa kendala, di antaranya serangan hama ulat pada daun jagung dan gangguan ayam yang masuk ke lahan tanam. Kondisi tersebut dinilai masih dapat diatasi dengan perawatan rutin.

“Kami mendorong petani melakukan perawatan berkala, seperti pembersihan rumput liar dan penggunaan insektisida sesuai aturan agar tanaman dapat tumbuh optimal,” ujar Brigpol Sudirman di sela kegiatan.

Pendampingan ini merupakan bagian dari peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa, tidak hanya di bidang keamanan tetapi juga sektor produktif seperti pertanian.

Kapolsek Nunukan, IPTU Disco Barasa, menegaskan bahwa keterlibatan polisi dalam program ketahanan pangan adalah bentuk dukungan terhadap kemandirian masyarakat.

“Ketahanan pangan adalah kebutuhan bersama. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan bisa memberi semangat dan solusi bagi para petani,” ungkapnya.

Dengan pendampingan berkelanjutan, diharapkan hasil pertanian masyarakat semakin meningkat dan mampu berkontribusi terhadap ketersediaan pangan di daerah, khususnya di wilayah perbatasan.

Bagikan

Berita Terbaru