Sat Lantas Polresta Bulungan Sigap Atur Lalin Dampak Longsor di Sekatak, Akses Bulungan–Malinau Kembali Normal

BULUNGAN – Satuan Lalu Lintas Polresta Bulungan bergerak cepat melakukan pengamanan (PAM), pengaturan lalu lintas (Gatur Lalin), dan rekayasa lalu lintas (MRL) menyusul terjadinya longsor di Jalan Poros Bulungan–Malinau, tepatnya di Kecamatan Sekatak, Kamis (26/2/2026) pukul 09.00 Wita.

Kapolresta Bulungan Kombes Pol. Rofikoh Yunianto  Melalui Kasat Lantas AKP Yonathan Kurniawan, S.T., M.A.P, bersama personel Bripka Rudi Hertanto, Bripka Malik Abidin, Brigpol Afif, Briptu Rahmad Bagus, Bripda Neby, Bripda Fajar, dan Bripda Ikhsan Oriza.

Sebagai langkah awal, Sat Lantas berkoordinasi dengan Polsek Sekatak untuk menentukan jalur alternatif yang dapat dilalui kendaraan. Disepakati arus dialihkan melalui jalur Desa Purang Baru menuju Desa Ujang guna menghindari titik longsor.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Kalimantan Utara agar perbaikan badan jalan segera dilaksanakan.

Petugas memasang rambu-rambu peringatan dan petunjuk arah di setiap titik jalur alternatif serta melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif untuk memastikan kelancaran arus kendaraan.

Berkat rekayasa lalu lintas yang diterapkan, arus kendaraan di jalur alternatif terpantau lancar tanpa kemacetan maupun antrean panjang. Situasi tetap terkendali meski jalur tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung antar kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara.

AKP Yonathan Kurniawan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

“Perbaikan badan jalan langsung dikerjakan oleh pihak BPJN secara maraton 1×24 jam karena jalur ini merupakan akses vital penghubung antar kabupaten. Kami pastikan arus lalu lintas tetap terkendali selama proses perbaikan berlangsung,” ujarnya.

Berdasarkan koordinasi di lapangan, perbaikan jalan ditargetkan selesai pada Kamis malam (26/2/2026).Dengan langkah cepat dan sinergi lintas instansi, dampak longsor dapat diminimalisir dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal .

Bagikan

Berita Terbaru