BULUNGAN– Perayaan Hari Guru Nasional sekaligus Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) ke-80 berlangsung meriah di Lapangan Sepakbola RT 04 Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, pendidikan, keamanan, serta masyarakat luas yang menunjukkan komitmen bersama dalam menghargai dan memaknai peran guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.Selasa 25/11/2025.
Upacara peringatan hari guru kali ini mendapat kehormatan dengan kehadiran sejumlah pejabat teras di wilayah Kabupaten Bulungan dan sekitarnya. Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, bertindak sebagai Inspektur Upacara, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan, Drs. Suparmin, serta Bunda Guru Kabupaten Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani. Ketua PGRI Kabupaten Bulungan, Masran S.Pd, juga turut hadir memberikan motivasi dan dukungan.
Selain pejabat pemerintahan dan pendidikan, unsur keamanan seperti Kapolsek Tanjung Palas Barat, Ipda M. Akbar Baking, dan perwakilan Koramil Tanjung Palas Barat, Serka Dino, turut hadir mengamankan serta menyukseskan jalannya kegiatan. Guru dan siswa dari berbagai jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Tanjung Palas Barat juga memadati lapangan sebagai peserta upacara dan ramah tamah.
Kegiatan upacara ini berjalan dengan tertib berkat peran para petugas yang secara terstruktur menjalankan tugasnya. Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, bertugas sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Bapak Merson Pai’pin, S.Pd. Pengibaran bendera Merah Putih dilakukan oleh pasukan Paskibraka dari SMA Negeri 1 Tanjung Palas Barat, yang menampilkan kebanggaan akan semangat nasionalisme generasi muda.
Pembacaan teks-teks penting, seperti Undang-Undang Dasar 1945 oleh Emanuel Hastan, S.Pd, serta Kode Etik Guru oleh Bapak Fransiskus Frendi, S.Pd dan Maleakhi, S.Pd, menegaskan kembali makna dan tanggung jawab guru dalam konteks pembangunan bangsa. Nur Ikra F.Y., S.Pd, memandu jalannya acara sebagai pembawa acara yang terampil dan komunikatif.
Upacara dimulai dengan Komandan Upacara yang mengambil alih pimpinan barisan, dilanjutkan dengan kedatangan Inspektur Upacara ke mimbar serta penghormatan kepada beliau. Pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya menambah khidmat suasana.
Seluruh peserta upacara secara kompak mengikuti pembacaan teks Pancasila, yang mengingatkan kembali falsafah dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Dilanjutkan dengan pembacaan naskah pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan Kode Etik Guru sebagai penyemangat identitas dan tanggung jawab profesi guru.
Sambutan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI memberikan nuansa nasional dalam menghargai perjuangan guru, sekaligus menyalakan semangat bagi guru-guru di seluruh pelosok tanah air. Upacara ditutup dengan pembacaan doa, laporan pemimpin upacara, penghormatan dan penyerahan kembali mimbar kepada Inspektur Upacara sebelum menutup kegiatan formal ini.
Usai upacara, perayaan berlanjut di Balai Desa Long Beluah dengan serangkaian kegiatan ramah tamah yang hangat dan penuh keakraban. Acara dibuka dengan persembahan tarian gerak sama oleh siswa SD Negeri 004 Tanjung Palas Barat, yang menampilkan kreativitas dan antusiasme generasi muda dalam menghormati guru mereka.

Suasana semakin semarak dengan menyanyikan Mars Bulungan dan Mars PGRI yang dibawakan bersama oleh hadirin. Pembacaan doa mewarnai harapan agar guru-guru selalu diberkahi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas mulianya.
Persembahan tari gerak sama dilanjutkan oleh siswa SD Negeri 006 Tanjung Palas Barat, sebelum serangkaian sambutan penting disampaikan oleh Camat Tanjung Palas Barat (diwakili), Ketua PGRI Kabupaten Bulungan, Bapak Masran, S.Pd, Bunda Guru Kabupaten Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani, serta Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md. Sambutan-sambutan ini mengangkat semangat penghargaan dan apresiasi tinggi kepada dunia pendidikan dan tenaga pendidik.
Salah satu puncak kemeriahan adalah persembahan tarian gerak sama oleh siswa SMP Negeri 002 Tanjung Palas Barat Desa Long Sam yang menambah warna kreatif dan enerjik. Di sela-sela acara, dilakukan pemotongan tumpeng bersama sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan antara pemerintah, guru, dan masyarakat.
Acara ramah tamah menjadi momen berbagi pengalaman, mempererat tali silaturahmi, serta mendorong kolaborasi antar stakeholder pendidikan di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Barat.
Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 di Desa Long Beluah tidak hanya menjadi ajang selebrasi, tetapi juga refleksi mendalam tentang pentingnya guru sebagai pilar pembentukan karakter bangsa dan kemajuan pendidikan. Guru tidak sekadar pengajar, melainkan pendidik yang membimbing dan menginspirasi generasi masa depan.
Melalui kegiatan ini, seluruh pihak berharap agar guru-guru diberikan dukungan penuh agar dapat terus berinovasi dan berkontribusi positif dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Pemerintah daerah dan masyarakat diajak untuk terus bersama-sama memperkuat sistem pendidikan demi kemajuan Kabupaten Bulungan dan Indonesia.
Dengan terselenggaranya upacara dan kegiatan ramah tamah Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 ini, diharapkan semangat pengabdian dan profesionalisme para guru semakin berkobar dan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kecamatan Tanjung Palas Barat serta sekitarnya. Kegiatan ini menjadi bukti nyata penghargaan dan penghormatan kepada guru sebagai pahlawan pembentuk masa depan bangsa.
Reporter: Bli Made





