BULUNGAN – Aksi besar penghijauan mengguncang Kalimantan Utara, Senin (4/5/2026). Di tengah ancaman kerusakan hutan dan perubahan iklim, jajaran Kodam VI/Mulawarman menggelar penanaman pohon serentak bertajuk “Teruslah Menanam, Menyatu dengan Alam, Menebar Energi Kebaikan” di Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung Selor.
Kegiatan yang dipusatkan di lahan milik PT Benamakmur Selaras Sejahtera itu bukan sekadar seremoni biasa. Dalam momentum tersebut, Kodam VI/Mulawarman sukses melakukan penanaman 10.100 pohon ulin, pohon endemik khas Kalimantan, sekaligus mencetak Rekor MURI.
Tak hanya itu, gerakan masif ini juga mencatat total penanaman mencapai 26.980 pohon keras
14.530 pohon buah
10.100 pohon ulin

Sebagai bagian dari pemulihan ekosistem, kegiatan juga diwarnai dengan pelepasan 4.100 ekor burung dan 20.000 ikan ke alam.
Danrem 092/Maharajalila, Brigjen Mohammad Sjahroni dan Dandim Bulungan 0903 Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja, S.Sos.M.I.Pol. Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto hadir langsung memimpin kegiatan bersama unsur Forkopimda Kabupaten Bulungan. Turut hadir pula , Wakil Bupati Bulungan Kilat, Ketua DPRD Bulungan Riyanto, Kajari Bulungan Yopi Adriansyah, hingga tokoh masyarakat dan pelajar.
Dalam sambutannya, Pangdam Kodam VI/Mulawarman menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal menanam pohon, melainkan menanam harapan bagi generasi masa depan.
“Ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap ancaman perubahan iklim, kerusakan hutan, lahan kritis, dan ketidakseimbangan ekosistem,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung sejak pagi hari dimulai pukul 06.30 WITA. Setelah pembukaan, doa bersama, dan sambutan, para peserta langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanaman pohon secara serentak melalui video conference bersama jajaran Kodam VI/Mulawarman lainnya.

Ratusan personel gabungan turut dilibatkan dalam aksi hijau ini, di antaranya personel Brigif 24/Bulungan Cakti, Yonif TP 880/Banuanta, Polresta Bulungan, Brimob Polda Kalimantan Utara, Denpom, pelajar hingga masyarakat Desa Tengkapak.
Hingga kegiatan berakhir pukul 08.40 WITA, seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Gerakan besar ini menjadi pesan keras bahwa menjaga lingkungan bukan tugas satu pihak saja. Di Bulungan, ribuan tangan bersatu menanam hari ini demi menyelamatkan masa depan. (MD)





