Operasi Ketupat Agung Polres Jembrana dan Instansi Terkait Survei Jalur Mudik

JEMBRANA-Polres Jembrana bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan survei jalan dan kelengkapan sarana prasarana guna memastikan kesiapan jalur mudik menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung kelancaran, keamanan, serta kenyamanan masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

Survei yang berlangsung pada Selasa (3/3) mulai pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Jembrana selaku penanggung jawab, dengan melibatkan unsur Dinas Perhubungan, Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Jasa Raharja Jembrana, serta personel lalu lintas Polres Jembrana.

Kegiatan diawali dengan rapat koordinasi sebelum tim turun langsung ke sejumlah titik strategis, di antaranya Terminal Kaliakah, KM 109 Desa Candikusuma Kecamatan Melaya, Terminal Cargo Gilimanuk, gang-gang jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, pintu masuk Bali, Pesanggrahan Pura Tirta Segara Rupek Gilimanuk, serta Simpang Tugu Cekik.

Dalam survei tersebut, tim melakukan pengecekan berbagai fasilitas pendukung, seperti penerangan jalan, kondisi jalan dan jembatan, rambu-rambu lalu lintas, serta kesiapan terminal dan lokasi yang akan dijadikan pos pengamanan maupun pos pemantauan. Selain itu, dilakukan pula koordinasi dengan masyarakat dan pemilik usaha di sepanjang jalur menuju pelabuhan agar menata kendaraan dengan baik sehingga tidak menghambat arus lalu lintas.

Kabag Ops Polres Jembrana Kompol I Wayan Suastika menyampaikan bahwa kegiatan survei ini merupakan bentuk kesiapan dan sinergi lintas instansi dalam menghadapi arus mudik yang diperkirakan meningkat saat Operasi Ketupat Agung 2026.

“Kami bersama instansi terkait melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung arus mudik dalam kondisi siap. Dengan kesiapan ini, kami berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar, sehingga terwujud mudik aman dan keluarga bahagia,” ujarnya.

Dari hasil survei tersebut, sejumlah langkah tindak lanjut telah disepakati, di antaranya pemasangan lampu penerangan jalan oleh Dinas Perhubungan, pemadatan lintasan di Terminal Cargo Gilimanuk oleh Bina Marga, serta pemangkasan pohon yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas oleh Dinas Lingkungan Hidup. Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup juga akan melakukan pembersihan area Terminal Cargo sebelum dimulainya Operasi Ketupat Agung 2026.

Polres Jembrana juga mengimbau masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, pada saat antri jangan menutup akses jalan umum atau persimpangan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta memanfaatkan pos pelayanan yang telah disiapkan selama operasi berlangsung. Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan kejadian darurat di jalan, dapat menghubungi layanan Kepolisian 110 yang siap melayani selama 24 jam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesiapan jalur mudik di wilayah Jembrana semakin optimal, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026 dapat berjalan sukses serta memberikan rasa aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat yang melintas di jalur utama menuju Pulau Bali, sejalan dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

Bagikan

Berita Terbaru