NUNUKAN,—Dalam mendukung program ketahanan pangan, Personel Polsek Sebatik Barat bersama Penyuluh Pertanian melaksanakan monitoring lahan jagung di Jl. Kampung Tellang RT 05 Desa Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan monitoring dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Binalawan Brigpol Wahyu R bersama Koordinator Penyuluh Pertanian Wilker Sebatik Barat Sri Wahyuni, S.Pt., M.Ap dan staf PPL Sebatik Barat Ardiana.
Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui tanaman jagung pada penanaman pertama tanggal 16 Februari 2026 sebagian besar mengalami kekeringan hingga berpotensi gagal panen. Sementara pada penanaman lanjutan tanggal 06 Maret 2026, sekitar 80 persen tanaman terdampak serangan hama ulat dan 20 persen lainnya masih dalam tahap perawatan serta pencegahan.
Selain melaksanakan pengecekan kondisi tanaman, petugas juga melakukan koordinasi terkait rencana tindak lanjut penanganan bersama Dinas Pertanian Kabupaten terhadap lahan yang terdampak hama ulat.
Kapolsek Sebatik Barat IPTU Erikson Ricardo Marpaung, S.H mengatakan monitoring tersebut merupakan bentuk pendampingan dan perhatian terhadap program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Sebatik Barat.





