Target Panen Meleset! Tanaman Jagung di Karang Agung Tumbuh Lambat, Bhabinkamtibmas Turun Tangan


TANJUNG PALAS UTARA – Harapan panen jagung pada Mei 2026 di Desa Karang Agung harus tertunda. Perkembangan tanaman yang tak sesuai ekspektasi membuat hasil panen belum bisa direalisasikan sesuai jadwal awal.


Kondisi ini terpantau langsung oleh Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Palas Utara, BRIPDA Arya Seta, yang melakukan pendampingan terhadap kelompok tani di wilayah binaannya.


Lahan seluas 0,5 hektare milik Bapak Andik, anggota Kelompok Tani Mukti, sebelumnya ditanami jagung pada 23 Februari 2026. Bibit yang digunakan merupakan jenis “Hebat” bantuan dari dinas pertanian, dengan estimasi awal panen pada bulan Mei 2026.


Namun fakta di lapangan berkata lain. Pertumbuhan jagung dinilai lambat, sehingga kondisi tanaman belum siap untuk dipanen.
“Perkembangan jagung kurang optimal, sehingga belum bisa dipanen sesuai jadwal yang direncanakan,” demikian catatan dari hasil pemantauan di lapangan.
Situasi ini menjadi perhatian serius, mengingat sektor pertanian merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat di wilayah tersebut. Keterlambatan panen berpotensi berdampak pada hasil produksi dan pendapatan petani.


Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian bukan tanpa alasan. Selain menjaga stabilitas keamanan, peran ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan serta pendampingan langsung kepada masyarakat.


Diharapkan, dengan pemantauan berkelanjutan dan dukungan dari pihak terkait, pertumbuhan jagung dapat membaik sehingga panen tetap dapat dilakukan, meski harus mundur dari target awal.

Bagikan

Berita Terbaru