BORNEOKU-Dalam upaya membangun hubungan yang positif antara polisi dan masyarakat, khususnya generasi muda, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bulungan mengadakan kegiatan “Polisi Sahabat Anak” di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Hikmah, Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Kegiatan edukatif ini berlangsung pada hari yang penuh semangat dengan diikuti oleh siswa-siswi SDIT Nurul Hikmah beserta dewan guru dan staf sekolah.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol.Rofikoh Yunianto Melaui Ps.Kasi humas Aipda Hadi Purnomo.” Program Polisi Sahabat Anak merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan membangun citra positif Polri di mata anak-anak sekaligus memberikan edukasi penting tentang keselamatan berlalu lintas, pencegahan kekerasan, dan nilai-nilai kepatuhan hukum sejak dini. Kegiatan ini sangat strategis untuk menanamkan kesadaran dini akan ketaatan terhadap aturan di jalan raya sekaligus membangun rasa percaya dan kedekatan anak-anak dengan aparat kepolisian.
Melalui interaksi yang santai dan menyenangkan, anak-anak diajak mengenal peran polisi sebagai pelindung dan pelayan masyarakat agar mereka tidak merasa takut atau cemas dengan kehadiran polisi, melainkan menjadikan polisi sebagai teman yang dapat diandalkan.
Kegiatan ini dipandu dan dilaksanakan oleh tim Satlantas Polresta Bulungan yang terdiri dari Wakasat Lantas Iptu Prawoto, sebagai pengarah sekaligus narasumber utama.Bripka Malik, yang mengawasi jalannya kegiatan serta membagikan materi edukasi.Brigpol Afif, berperan aktif dalam dialog interaktif dengan siswa.
Bripda Jeremia dan Bripda Randi, yang membantu praktikum simulasi lalu lintas dan pengenalan rambu-rambu lalu lintas.Bripda Nur Fadilla, bertugas mengelola dokumentasi dan membawakan materi keselamatan berlalu lintas yang mudah dipahami
Kegiatan dimulai dengan sambutan singkat dari Kepala Sekolah SDIT Nurul Hikmah yang mengapresiasi inisiatif Satlantas Polresta Bulungan dalam menyediakan edukasi yang tidak hanya penting namun juga menyenangkan bagi anak-anak.
Selanjutnya, Iptu Prawoto membuka sesi edukasi dengan menyampaikan pentingnya taat berlalu lintas, mengenalkan rambu-rambu dasar, dan aturan penting yang harus dipatuhi oleh pejalan kaki dan pengendara sepeda. Penggunaan metode cerita dan permainan menarik membuat anak-anak antusias mengikuti materi.
Kemudian, Bripda Jeremia dan Bripda Randi memandu simulasi sederhana di halaman sekolah yang bertujuan untuk melatih anak mengenal kondisi jalan raya dan bagaimana berperilaku aman saat berada di jalan. Anak-anak diajari cara menyeberang jalan yang benar, menggunakan helm saat bersepeda, serta perilaku sopan dan bertanggung jawab sebagai pengguna jalan.
Di sela-sela kegiatan, Brigpol Afif memfasilitasi sesi tanya jawab interaktif yang membuat suasana menjadi hidup dan memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk bertanya perihal tugas polisi serta hal-hal berkaitan dengan keselamatan.
Tidak kalah penting, Bripda Nur Fadilla memperagakan penggunaan alat keselamatan diri, seperti pelindung kepala (helm), pelindung lutut, dan sikap waspada dalam berlalu lintas. Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan konsep dasar perlindungan diri sebagai anak-anak dalam menghadapi risiko di jalan raya.
Kegiatan Polisi Sahabat Anak ini memberikan dampak yang signifikan bagi siswa SDIT Nurul Hikmah. Anak-anak tidak hanya mendapat informasi bernilai yang dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, tapi juga merasa lebih dekat dan nyaman dengan aparat kepolisian. Hal ini berpotensi mengurangi ketakutan atau stigma negatif terhadap polisi serta ikut membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat sejak usia dini.
Selain itu, kehadiran personil Satlantas secara langsung juga mempererat sinergi antara Polresta Bulungan dengan masyarakat dan institusi pendidikan di wilayah Tanjung Palas. Keberlanjutan program ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang mempunyai kedisiplinan serta rasa tanggung jawab dalam berlalu lintas yang kelak akan berkontribusi dalam menjadikan jalan raya yang aman dan tertib.
Polresta Bulungan berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan edukatif serupa di berbagai sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Bulungan sebagai bagian dari program community policing dan pencegahan kecelakaan lalu lintas. Penyampaian pesan keselamatan dengan pendekatan yang bersahabat adalah strategi efektif untuk menjangkau lapisan masyarakat yang paling rentan, yaitu anak-anak.
Selain program Polisi Sahabat Anak, Satlantas juga akan memperluas sosialisasi edukasi lalu lintas yang melibatkan orang tua, guru, dan masyarakat luas agar tercipta ekosistem keselamatan yang komprehensif.
Salah satu siswa SDIT Nurul Hikmah, dengan penuh semangat menyampaikan, “Saya sekarang mengerti bagaimana cara menyeberang jalan yang benar dan kenapa harus pakai helm saat naik sepeda. Polisi itu teman kita yang membantu agar kita aman.” Kalimat sederhana ini menjadi bukti keberhasilan kegiatan Polisi Sahabat Anak yang diselenggarakan Satlantas Polresta Bulungan.
Melalui inisiatif ini, diharapkan ke depan akan tercipta generasi yang sadar aturan, cinta keselamatan, dan menjadikan polisi sebagai sosok sahabat yang selalu ada untuk melindungi mereka ujar Hadi.
Laporan: I Made Wahyu Rahadia





