Polresta Bulungan Gelar Cipta Kondisi Jelang Operasi Ketupat Kayan 2026

TANJUNG SELOR, Kamis (5/3/2026) – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Kayan 2026, jajaran Polresta Bulungan melaksanakan kegiatan cipta kondisi (cipkon) di sejumlah titik strategis di wilayah Tanjung Selor, Kamis (5/3/2026).


Kegiatan cipta kondisi tersebut diawali dengan pengecekan ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok di pasar induk. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan pada sejumlah objek vital serta melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat dan pelaku usaha guna memastikan situasi tetap aman menjelang arus mudik dan perayaan hari raya.


Kapolresta Bulungan Rofikoh Yunianto melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan Hadi Purnomo mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketersediaan kebutuhan masyarakat.
“Kegiatan cipta kondisi ini kami laksanakan sebagai langkah awal menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Kayan 2026, dengan melakukan pengecekan langsung ke pasar induk terkait ketersediaan dan harga sembako serta melakukan pemantauan di sejumlah objek vital,” ujar Hadi Purnomo.


Ia menjelaskan bahwa selain melakukan pengecekan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang dan masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan serta tidak melakukan penimbunan bahan pokok yang dapat memicu kelangkaan maupun lonjakan harga.
“Petugas juga melakukan dialog dengan pedagang dan masyarakat untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan sembako serta mengajak semua pihak menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” jelasnya.


Menurutnya, kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Kayan 2026 guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan, dapat berjalan dengan aman dan lancar.


“Kami berharap melalui kegiatan cipta kondisi ini, masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, serta stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga,” pungkas Hadi.

Bagikan

Berita Terbaru