TANJUNG SELOR-Bertempat di Ruang Rupatama Endra Dharmalaksana Polresta Bulungan, telah dilaksanakan kegiatan resmi pembinaan etika dan profesi anggota Polri. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Provam) Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol. Krishadi Permadi, bersama dengan Kapolresta Bulungan, Kombes Pol. Rofikoh Yunianto, beserta pejabat utama Polresta Bulungan.Senin 20/10/2025.
Pembinaan etika dan profesi Polri merupakan salah satu langkah strategis yang diambil oleh institusi Kepolisian guna mencegah terjadinya perilaku menyimpang dan pelanggaran kode etik anggota Polri. Upaya ini sejalan dengan visi Polri menuju Polri yang Presisi, yakni profesional, responsibilitas, dan terpercaya dalam melayani masyarakat.
Sebagaimana diketahui, menjaga integritas dan profesionalisme anggota institusi kepolisian adalah kunci utama agar kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat. Oleh karena itu, kegiatan pembinaan ini sangat penting untuk dilakukan secara berkelanjutan bagi seluruh personel yang bertugas di Polresta Bulungan.
Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk Mensosialisasikan norma, nilai, dan kaidah etika serta perilaku profesional yang wajib dijunjung tinggi oleh seluruh anggota Polri. Memberikan pemahaman mendalam mengenai konsekuensi pelanggaran etika dan profesi serta dampaknya terhadap citra Polri.Mencegah tindakan-tindakan menyimpang seperti korupsi, kolusi, nepotisme, serta pelanggaran hukum dan kode etik yang dapat merugikan institusi dan masyarakat.
Mendorong budaya kerja yang bersih, transparan, dan antikorupsi dalam lingkup kerja Polresta Bulungan. Mewujudkan insan Polri yang Presisi sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat yang profesional dan berintegritas tinggi.
Kegiatan pembinaan ini berlangsung dalam suasana serius namun produktif. Kabid Provam, Kombes Pol. Krishadi Permadi, menyampaikan materi inti mengenai pentingnya etika dan profesi Polri serta berbagai jenis pelanggaran perilaku yang harus dihindari oleh anggota.
Materi yang disampaikan mencakup sejumlah aspek, antara lain, Prinsip dasar kode etik kepolisian serta nilai-nilai organisasi Polri sebagai pedoman perilaku.Contoh kasus pelanggaran etika dan bagaimana konsekuensinya secara hukum dan administrasi. Cara mengelola tekanan dan stres kerja agar tidak berujung pada perilaku menyimpang.
Mekanisme pengawasan internal dan cara mengadukan pelanggaran yang terjadi di lingkungan kerja Polri.Strategi pencegahan pelanggaran melalui peningkatan integritas dan profesionalisme.Seluruh peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, menandakan tingginya antusiasme anggota Polresta Bulungan untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai etika dalam aktivitas tugas sehari-hari.
Peserta kegiatan ini terdiri dari seluruh personil Polresta Bulungan tanpa terkecuali, mencakup perwira, bintara, serta tenaga pendukung. Kehadiran penuh dari personel ini menandakan komitmen kolektif dalam menjaga kualitas pelayanan serta reputasi Polri kepada masyarakat.
Kapolresta Bulungan, Kombes Pol. Rofikoh Yunianto, pada kesempatan tersebut mengingatkan jajarannya agar selalu mengedepankan profesionalisme dan etika dalam setiap tindakan. “Sebagai aparat keamanan, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjadi teladan masyarakat dalam hal integritas dan pelayanan,” ujarnya.

Kabid Provam, Kombes Pol. Krishadi Permadi, menekankan bahwa pembinaan ini bukan sekedar formalitas, melainkan bagian dari budaya kerja yang harus terus dipupuk dan diimplementasikan secara nyata. Beliau juga mengingatkan agar setiap pelanggaran dapat segera dilaporkan dan ditindaklanjuti dengan transparan dan adil.
Polresta Bulungan berkomitmen untuk menjadikan kegiatan pembinaan etika dan profesi ini sebagai program rutin yang menguatkan sinergi internal dan memperbaiki mutu pelayanan publik secara berkelanjutan.
Ia Menjelaskan Kegiatan pembinaan etika dan profesi anggota Polri di Polresta Bulungan pada 20 Oktober 2025 merupakan upaya strategis penting dalam mendukung terciptanya Polri yang Presisi. Dengan mengedepankan nilai integritas, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat, diharapkan personel Polresta Bulungan mampu mencegah pelanggaran dan memberikan pelayanan terbaik yang menjunjung tinggi harkat dan martabat institusi Polri.
Melalui langkah-langkah preventif semacam ini, Polresta Bulungan tidak hanya menjaga kedisiplinan internal, namun juga memperkuat kepercayaan masyarakat sebagai kunci sukses pembangunan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan di wilayah Kalimantan Utara Ujar Kabid Provam.
Reporter: I Made Wahyu Rahadia





