Denpasar – Untuk kesekian kali muncul informasi bahwa Gubernur Bali I Wayan Koster gagal membina pegiat Komite Olahraga Masyarakat/KORMI Bali sebab sampai saat ini Gubernur Koster tidak merealisasikan dana tali kasih yang pernah dijanjikan kepada pegiat Olahraga KORMI Bali yang ikut dan berhasileraih medali dalam ajang Festival Olahraga Nasional/FORNAS VII di Bandung tahun 2023 lalu.
Bahkan informasi terbaru Dana uang saku para pegiat Olahraga KORMI Bali yang ikut dalam ajang FORNAS VIII di LOMBOk NTB 24 juli -2 agustus 2025 lalu juga tak kunjung ada realisasinya.
Salah satu pegiat dan Pengurus Inorga di KORMI Bali menyebutkan bahwa memang benar saat ini atlitnya belum menerima dana tali kasih saat FORNAS VII dan uang saku saat ikut ajang FORNAS VIII di LOMBOk juga belum ada realisasinya. ” Ya memang benar belum ada pencairan dana tali kasih saat FORNAS VII di Bandung 2023 lalu dan uang saku saat FORNAS VIII di LOMBOk NTB 2025 ,” ujar Drs IB Putu Sudiarta,.S.Pd.,A.Ma.PdM..Si Ketua DPD POGTI Prov Bali saat ditemui Wartawan di Denpasar,kemarin.
Disebutkan bahwa adanya keterlambatan pembayaran ini berdampak pada citra pak Gubernur Wayan Koster dan KORMI Bali bahwa seakan tidak peduli dengan keseriusan para atlit pegiat Olahraga yang bergabung di KORMI Provinsi Bali.
Yang lebih memperihatinkan lagi, tidak pernah ada informasi terkait rencana pencairan dana tali kasih itu.
Lebih lanjut disebutkan Gus Sudiarta yang juga wartawan itu bahwa kalau memang Pemerintah Bali yang dipimpin Gubernur Wayan Koster tidak mampu membayarkan janjinya berupa tali kasih yang dijanjikan kepada para atlit/pegiat saat melepas atlit di rumah jabatan jaya sabha Denpasar ya..sampaikan saja terus terang supaya tidak ditunggu oleh para atlit pegiat FORNAS yang berhasil meraih medali saat ajang FORNAS itu. ” Ya kalau pak Koster tidak mampu bayarkan tapi kasih sampaikan saja kepada para pegiat atlit KORMI Bali itu, supaya tidak ditunggu- tunggu oleh para pegiat itu, ‘ ujar Gus Sudiarta yang kini juga sedang melatih atlit/pegiat untuk persiapan ikut ajang The TAFISA Games 2026 di Kaltim dan FORNAS IX di Sulawesi Utara tahun 2027 mendatang.
(Red/Pan).





