BORNEOKU NUNUKAN – Curah hujan yang tinggi menyebabkan beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terdampak banjir. Salah satunya di wilayah Kabupaten Nunukan tepatnya di Sembakung, Lumbis dan Sebuku.
Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan banjir di 3 wilayah itu terjadi pada hari Selasa (6/1/2026).
Daerah terdampak atau terendam banjir dalam pantauan Pos Sembakung diantaranya Desa Atap ada 93 Rumah dengan 136 kepala keluarga (KK) dan 458 Jiwa, Desa Tagul ada 4 rumah 5 KK 17 Jiwa, Desa Manuk Bungkul ada 4 rumah 5 KK 16 Jiwa, Desa Lubakan ada 4 rumah 4 KK 15 Jiwa, dan Desa Tujung ada 5 rumah 8 KK 24 Jiwa sebagian (relokasi mandiri).

Selanjutnya dalam pantauan Pos Lumbis, yang terendam banjir diantaranya Desa Lubok ada 18 KK, Desa Katul ada 3 KK, Desa Liuk Bulu dan Desa Binanun kurang lebih 300 unit rumah.
Sedangkan di Pos Sebuku laporannya kondisi TMA Sei Sebuku terpantau naik dan sudah memasuki permukiman warga Desa Kunyit Kecamatan Sebuku dampak hujan yang cukup deras.

Fasilitas umum yang terendam banjir diantaranya Pos Damkar Sembakung, SDN 1 Sembakung, SMAN Sembakung 2 lokal kelas, Kantor KUA Sembakung, BPU Sebakung, SDN 2 Sembakung, Kantor PLN ULD Sembakun, Koramil Sembakung, GOR Sebakung, SDN 4 Tembelunu, UPT Disdik Sembakung, SMPN 1 Sembakung 2 ruang kelas, Kantor Pertanian Sembakung, Pustu Tembelunu, Posyandu Belibis Atap, Posyandu Garuda Atap, Masjid Jami Al Hidayah Atap, SDN 3 Tembelunu dan rumah warga.
Kemudian untuk laporan tinggi muka air yaitu TMA Sungai Sembakung di Desa Atap yakni 4,40 Meter (Sebelumnya 4,35), TMA Sungai Lumbis di Desa Mansalong yakni 8,6 Meter (Sebelumnya 9,0). Peringatan dini bencana waspada kenaikan TMA Sei Sembakung.





