Apel Gabungan Pengamanan Kegiatan Folk Carnaval di Tepian Sungai Kayan Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan

BORNEOKU- Tepian Sungai Kayan di Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan menjadi saksi dari rangkaian kegiatan yang sangat dinanti-nanti oleh masyarakat setempat dan wisatawan, yakni Folk Carnaval. Acara ini merupakan salah satu agenda tahunan yang digelar untuk memeriahkan suasana lokal sekaligus meningkatkan daya tarik wisata di wilayah tersebut. Melihat pentingnya acara ini, pihak kepolisian bersama aparat terkait mengadakan apel gabungan pengamanan sebagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian kegiatan. 1 /10/2925

Kapolresta Bulungan melalui humas Aipda Hadi Kegiatan Folk Carnaval di Tepian Sungai Kayan ini memiliki daya tarik tersendiri, karena menyajikan pertunjukan budaya, parade kostum unik, serta berbagai aktivitas lain yang melibatkan masyarakat luas. Sebagai perhelatan berskala besar, tentu dibutuhkan pengamanan yang ketat, mulai dari pengaturan lalu lintas, pengawasan kerumunan, hingga antisipasi kejadian tak diinginkan. Oleh karena itu, apel gabungan menjadi momen penting untuk menyampaikan instruksi, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh aparat yang terlibat.

Tujuan Pelaksanaan Apel Gabungan Pelaksanaan apel gabungan ini memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya Memastikan kesiapsiagaan seluruh personel pengamanan dalam rangka menjamin keamanan dan kelancaran acara.

Mengkoordinasikan tugas dan fungsi antara aparat Kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, dan Polisi Militer dalam rangka pengamanan. Memberikan arahan dan penekanan kepada seluruh personel terkait standar operasional prosedur (SOP) pengamanan dan penanganan situasi darurat.

Meningkatkan sinergi antar instansi sehingga pelaksanaan pengamanan berjalan efektif dan efisien. Membentuk citra positif aparat keamanan sebagai pelindung masyarakat dan pelaksanaan event yang aman dan tertib.

Pada hari Sabtu pagi, pukul 07.00 WIB, seluruh personel dari instansi terkait mulai berkumpul di tempat yang telah ditentukan, yaitu Tepian Sungai Kayan. Dari total 76 personel yang direncanakan hadir, terdapat 3 personel yang tidak hadir sehingga hanya 73 personel yang mengikuti apel secara lengkap Adapun rincian personel yang hadir meliputi Dinas Perhubungan (Dishub): 15 orang Polisi Pamong Praja (Pol PP): 20 orang, Polisi Militer: 6 orang

Setelah seluruh peserta apel berkumpul, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan oleh Kapolresta Bulungan, perwakilan dari Dispenda, dan aparat terkait lainnya. Dalam amanatnya, mereka menekankan pentingnya kerjasama, profesionalisme, serta disiplin dari setiap personel sehingga rangkaian acara berjalan lancar dan aman. Beberapa point penting yang disampaikan meliputi:

Pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi acara, serta pengamanan akses masuk dan keluar. Pengawasan kerumunan untuk mencegah kejadian tidak diinginkan. Penanganan kasus keamanan, seperti pencurian, kerusuhan, atau keributan. Pencegahan dan penanganan kesehatan, terutama di masa pandemi dan protokol kesehatan tetap harus diperhatikan. Koordinasi cepat dalam menghadapi situasi darurat melalui posko pengamanan yang sudah disiapkan.

Setelah apel selesai, seluruh personel langsung disebar ke pos masing-masing di sekitar kawasan Tepian Sungai Kayan. Pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi dilakukan secara tertib, dengan penempatan petugas di titik strategis untuk memudahkan akses kendaraan dan pejalan kaki. Area pengamanan diperketat, termasuk titik-titik kerumunan dan panggung utama tempat berlangsungnya pertunjukan budaya.

Personel dari Polisi Polisi Militer dan Pol PP melakukan patroli rutin untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran, serta melakukan pengawasan terhadap peserta dan penonton. Sedangkan Dinas Perhubungan bertugas mengatur lalu lintas kendaraan, memastikan jalur utama tetap lancar dan mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi.

Sistem komunikasi melalui radio juga diaktifkan secara terus menerus agar koordinasi antar tim dapat berlangsung dengan baik. Jika terjadi kejadian diluar perkiraan, cepat ditangani dengan prosedur yang sudah disepakati ujar Hadi. (MD)

Bagikan

Berita Terbaru