BORNEOKU,-Kelompok Tani Cak Tiung berhasil memanen jagung dengan total hasil sekitar 500 kilogram (0,5 ton) dari luas lahan 0,5 hektar. Produksi ini menunjukan hasil panen yang cukup baik dan memberikan pemasukan yang menjanjikan bagi para anggota kelompok tani.23/10/2025.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui Humas Aipda Hadi,” Dengan harga jual sekitar Rp 6.000 per kilogramnya, hasil panen jagung ini memiliki nilai ekonomi sebesar Rp 3.000.000 untuk total panen. Panen jagung ini akan segera dijual melalui tengkulak sekaligus langsung kepada masyarakat sekitar, sehingga hasilnya dapat langsung dimanfaatkan oleh berbagai pihak.
Keberhasilan panen ini menunjukkan pentingnya peran kelompok tani dalam mengelola sumber daya lahan secara optimal serta peran penyuluhan pertanian yang tepat. Kondisi ini akan sangat membantu peningkatan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Pendampingan dan dukungan dari Bhabinkamtibmas Brigpol Hairul Amirullah sangat berperan dalam menciptakan suasana aman dan nyaman di lingkungan pertanian. Kehadiran aparat keamanan turut memberikan rasa aman bagi para petani dalam menjalankan aktivitas mereka, meminimalisir gangguan dari pihak luar, serta menjaga ketertiban yang kondusif selama proses pemeliharaan hingga panen.
Dengan keberhasilan panen jagung kali ini, diharapkan Kelompok Tani Cak Tiung dapat terus meningkatkan produktivitasnya melalui penerapan teknik pertanian yang lebih efektif dan efisien. Pengembangan teknologi tepat guna dan pembinaan berkelanjutan akan diperlukan agar hasil panen lebih optimal dan dapat mendukung ketahanan pangan serta peningkatan pendapatan petani.
Kegiatan panen seperti ini juga mengajak petani lain di Desa Silva Rahayu dan sekitarnya untuk semakin giat dan serius dalam mengelola lahan pertanian mereka sehingga mampu berkontribusi bagi ketahanan pangan daerah dan nasional.
Panen jagung pipil sebesar 500 kg dari lahan seluas 0,5 hektar oleh Kelompok Tani Cak Tiung di Desa Silva Rahayu merupakan prestasi yang membanggakan. Sinergi antara kelompok tani dan Bhabinkamtibmas dalam mendukung kegiatan pertanian menjadi contoh konkrit kerjasama antar berbagai elemen masyarakat dan pemerintah.
Dengan hasil panen yang bernilai ekonomi cukup signifikan, keberlanjutan pengelolaan lahan dan pembinaan pertanian menjadi agenda penting untuk terus dilakukan. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi petani lainnya serta memberikan manfaat luas bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bulungan.
Laporan: I Made Wahyu Rahadia





